2juh.comBerita Kesehatan | Pada saat hamil, beberapa wanita mengalami gangguan seperti meludah yang terjadi secara terus menerus dikarenakan adanya produksi air liur yang berlebih atau dalam istilah kesehatan sering disebut hipersalivasi.

Hipersalivasi merupakan rasa mual yang dirasakan sebagian ibu hamil, yang membuat ibu hamil sulit untuk menelan sehingga prosuksi air liur menumpuk di mulut. Selain itu, produksi air liur yang berlebihan di mulut juga dapat disebabkan oleh perubahan hormon, refluks asam lambung, serta infeksi atau radang gigi, gusi, dan mulut pada masa kehamilan.

Dalam kondisi normal, kelenjar yang meproduksi air liur menghasilkan 600 ml air liur dalam sehari. Walaupun jumlah tersebut cukup banyak, namun terkadang kita tidak menyadarinya karena tanpa sadar menelannya. Dalam kondisi hamil, produksi air liur bisa saja meningkat. Hal ini biasanya dikarenakan rasa mual atau tingkat hormon yang berefluktuasi. Peningkatan air liur ini biasanya terjadi sekitar 2 minggu sampai 3 minggu di akhir trimester pertama, tetapi bagi beberapa ibu hamil, peningkatan air liur berlanjut sepanjang kehamilan hingga persalinan.

Hal ini sebenarnya tidaklah berbahaya, namun terkadang akan mengganggu kegiatan sehari-hari. Masalah yang paling mengkhawatirkan biasanya adalah hambatan dalam bersosialisasi. Untuk para calon mama jangan khawatir, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi produksi air liur yang berlebihan, yaitu dengan:

  1. Sering-seringlah menyikat gigi dan berkumur setiap harinya. Anda bisa lebih sering mencoba menyikat gigi menggunakan pasta gigi mint dan obat kumur mint yang aman untuk ibu hamil.
  2. Perbanyak mengkonsumsi air putih. Bagi ibu hamil konsumsi sebaiknya mengonsumsi air putih sebanyak 10 gelas atau 2-3 liter perhari. Semakin banyak minum, area rongga mulut tidak akan kering, sehingga produksi air liur tidak berlebih. Kondisi yang kering dapat merangsang produksi air liur.
  3. Untuk mengurangi rasa mual, makanlah secukupnya dalam porsi yang kecil namun dengan skala yang sering, dan sebaiknya menghindari makanan yang mengandung zat tepung.
  4. Mengunyah permen, trik ini bisa dilakukan untuk mengurangi air liur yang berlebihan dengan mengunyah permen rasa mint, permen karet atau permen jahe.
  5. Makan buah-buahan yang segar seperti buah jeruk, mangga muda, kedondong atau jenis buah beri.
  6. Mengunyah es batu. Cara ini bisa anda lakukan untuk mengurangi produksi air liur berlebihan saat masa kehamilan, dan sebaiknya makanlah es batu yang dibuat dari air matang.
  7. Sediakan tisu. Hal ini sangat penting bagi anda agar terhindar dari air liur yang menetes dari mulut, agar membuat anda nyaman saat berpergian atau bersosialisasi dengan teman atau keluarga.