Home Kesehatan Pegagan, Tanaman Liar Dengan Segudang Manfaat

Pegagan, Tanaman Liar Dengan Segudang Manfaat

2juh.com | Kesehatan | Tanaman Pegagan, atau yang juga dikenal dengan sebutan Antanan (Sunda), Oen Peugaga (Aceh), gagan-gagan (Jawa), tungke-tungke (Bugis); kori-kori (Halmahera utara); kolotidi menora (Ternate), adalah tanaman liar yang dapat tumbuh dengan mudah di pekarangan rumah atau ladang. Tanaman pegagan dapat ditemukan di berbagai Negara-negara Tropis, seperti Indonesia, India, Jepang, Australia, dan hampir sebagian besar negara di Asia Tenggara lainnya.

Tanaman pegagan sudah sejak lama dipercaya sebagai tanaman obat. Para leluhur mengonsumsi daun pegagan sebagai menu makanan pendamping nasi. Di beberapa daerah (seperti Aceh), daun pegagan juga dijadikan lalapan atau dijadikan sambal. Sudah sejak lama, daun pegagan dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Selain itu, daun pegagan juga diyakini kaya akan berbagai manfaat lainnya yang penting bagi tubuh. Hal ini disebabkan karena tanaman pegagan memiliki berbagai kandungan zat bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh. Selain itu pula, tanaman pegagan memiliki kandungan antibakteri, antiulcer, dan antivirus. Berbagai kandungan yang dimiliki pegagan membuat tanaman ini kaya akan berbagai manfaat yang berguna bagi tubuh dan mengatasi berbagai permasalahan terkait kesehatan.

Manfaat yang diperoleh apabila seseorang mengonsumsi secara rutin daun pegagan adalah sebagai berikut:

1) Mengoptimalkan Fungsi Kognitif Otak

Tanaman pegagan memiliki banyak kandungan bahan aktif, seperti triterpenoid, asiatikosida, brahmosida, minyak atsiri, fitosterol, flavonoid, dan berbagai kandungan lainnya. Kandungan di dalam tanaman pegagan ini sudah diteliti dan terbukti bermanfaat dalam meningkatkan fungsi kognitif otak manusia. Brahmosida, salah satu zat yang terkandung di dalam daun pegagan, berfungsi untuk memperlancar aliran darah karena zat ini memiliki protein penting bagi sel-sel otak.

Tidak heran jika leluhur sejak dahulu mempercayai daun pegagan sebagai salah satu tanaman obat yang memiliki banyak khasiat. Lebih dari itu, tanaman ini juga seringkali dikonsumsi sebagai lalapan pendamping nasi karena kepercayaan yang tertanam di masyarakat bahwa apabila sering mengonsumsi daun pegagan akan dapat meningkatkan kinerja otak.

2) Membantu Mengobati Penyakit Alzheimer

Karena mengandung banyak zat yang penting bagi sel-sel otak, daun pegagan dipercaya mampu meningkatkan memori dan memperlancar aliran darah ke berbagai sel-sel saraf di otak. Orang dewasa – tua sangat disarankan mengonsumsi daun pegagan ini dalam kadar yang sesuai karena daun pegagan memiliki senyawa asiatic acid yang mampu mengatasi penyakit degenerative progressive yang menyerang kinerja sel-sel otak.

3) Membantu Mengobati Penyakit Gula Darah (Diabetes)

Meskipun secara medis, belum banyak studi yang menyelidiki secara spesifik khasiat daun pegagan sebagai obat diabetes, kepercayaan yang sudah terbangun dari para leluhur membuktikan bahwa tanaman ini mampu menurunkan kadar gula darah secara tidak langsung. Kandungan senyawa yang ada di dalam daun pegagan juga berfungsi sebagai insulin alami bagi tubuh penderita diabetes, meskipun dampak yang ditimbulkan dari mengonsumsinya tidak instan.

4) Mengurangi Kadar Kolesterol Dalam Darah

Pegagan juga dipercaya mampu mengatasi kadar kolesterol yang tinggi dalam darah. Menurut para herbalis, hal ini disebabkan karena tanaman pegagan memiliki kandungan berbagai senyawa aktif yang bermanfaat dalam memperlancar peredaran darah. Kolesterol merupakan lemak yang menyumbat peredaran darah, sehingga hal ini bisa diantisipasi melalui konsumsi daun pegagan secara rutin.

5) Melancarkan Peredaran (Sirkulasi) Darah

Daun dari tanaman pegagan memiliki kandungan triterpenes yang berkhasiat sebagai obat anti radang sehingga bermanfaat untuk memperlancar peredaran (sirkulasi) darah karena dapat mempercepat penyembuhan luka. Kandungan di dalam daun pegagan juga bermanfaat untuk meningkatkan antioksidan yang dapat memperlancar suplai darah menuju area tubuh yang terluka.

Lebih dari itu pula, daun pegagan juga memberikan banyak manfaat bagi para penderita varises maupun insufisiensi dan hipertensi vena karena kandungan triterpenes dan antioksidan mampu meningkatkan peredaran darah di dalam pembuluh darah vena. Gejala-gejala yang seringkali muncul bagi para penderitanya adalah pembengkakan kaki, kaki terasa berat, dan nyeri kaki.

6) Menyamarkan Stretch Marks atau Selulit

Uji eksperimen terhadap kandungan yang terdapat di dalam daun pegagan menunjukkan bahwa senyawa di dalamnya juga bermanfaat dalam membantu menyamarkan stretch marks atau selulit. Hal ini dikarenakan kandungan triterpenoid di dalam tanaman ini mampu menghasilkan kolagen yang bermanfaat bagi kulit. Ekstrak daun pegagan selain bermanfaat dalam mempercepat penyembuhan luka, juga bermanfaat bagi peremajaan kulit. Bahkan, studi lain yang dilakukan terhadap tanaman pegagan menemukan bahwa tanaman ini juga mampu mengatasi jerawat pada kulit muka.

7) Membantu Penyembuhan Luka

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kandungan triterpenoid pada tanaman pegagan berperan penting dalam menghasilkan kolagen serta glikosaminoglikan yang mampu mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, daun pegagan juga memiliki senyawa aktif asiaticoside yang secara kesehatan telah terbukti efektif dalam penyembuhan luka. Selain itu pula, tanaman ini juga dipercaya efektif untuk menyamarkan bekas luka, sebagaimana juga menyamarkan stretch marks.

8) Mencegah Penuaan Dini

Masalah penuaan dini adalah permasalahan terkait dengan pengeriputan kulit seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Pegagan memiliki kandungan kolagen alami yang juga dapat mengatasi permasalahan terkait dengan penuaan sehingga mampu membuat kulit menjadi lebih elastis.

9) Mengatasi Permasalahan Pencernaan

Senyawa yang terkandung di dalam tanaman pegagan juga memiliki kandungan anti bakteri. Hal inilah menyebabkan daun pegagan juga terbukti efektif dalam mengatasi masalah pencernaan, seperti sakit diare, perut kembung, dan asam lambung. Sudah sejak lama leluhur menggunakan tanaman ini sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai permasalahan pencernaan tersebut, meskipun pembuktiannya secara empiris baru dilakukan beberapa dekade terakhir.

10) Mencegah Penyebaran Sel-sel Kanker

Tanaman pegagan merupakan salah satu obat herbal yang dipercaya secara klinis mampu meminimalisir penyebaran sel-sel kanker karena daun pegagan mengandung banyak senyawa antioksidan.

11) Mengobati Kecemasan & Anti Stress

Eksperimen yang melibatkan beberapa orang yang memiliki tingkat stres tinggi (diukur melalui tingkat oksidatif) diberikan perlakuan dengan memberikan ekstrak daun pegagan dengan dosis tertentu secara rutin membuktikan bahwa ekstrak daun pegagan terbukti memberikan efek tenang bagi pengonsumsinya. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa daun pegagan efektif sebagai obat anti depresan dalam mengurangi kecemasan atau sebagai obat anti stress.

12) Anti Inflamasi

Inflamasi atau peradangan adalah masalah yang kerap terjadi pada tubuh seseorang yang bersumber dari dalam maupun luar tubuh. Hal ini bisa disebabkan karena luka atau karena bakteri dan virus. Daun pegagan juga memiliki khaisat sebagai anti inflamasi karena kandungan triterpenoid di dalamnya mampu menghasilkan kolagen serta glikosaminoglikan yang mengurangi peradangan.

13) Memperpanjang Usia

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, berbagai senyawa yang terkandung di dalam daun pegagan mampu meregenerasi sel-sel saraf di otak, memperkuat kerja otak, serta mampu meningkatkan daya ingat dan memori. Implikasinya, tanaman ini dipercaya mampu memperpanjang usia apabila seseorang rajin mengonsumsinya secara rutin. Namun demikian, tentu saja banyak faktor lain yang memengaruhi usia seseorang. Selain rajin mengonsumsi daun pegagan, kita sebagai manusia juga harus menjaga pola hidup sehat, seperti rajin berolah raga, pola tidur yang baik, dan menghindari konsumsi makanan yang tinggi lemak dan karbohidrat.

Meskipun daun pegagan menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan, namun tanaman ini juga memiliki efek samping ketika dikonsumsi. Efek samping dari tanaman pegagan adalah sebagai berikut:

  1. Mengonsumsi daun pegagan tidak sesuai dengan dosis yang disarankan dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, mual, hingga nyeri lambung;
  2. Mengonsumsi daun pegagan dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan vertigo atau bahkan kehilangan kesadaran sesaat;
  3. Daun pegagan juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil atau yang sedang menyusui.

Meskipun demikian, kasus-kasus seperti ini sangat jarang terjadi. Terlebih apabila orang yang mengonsumsinya sesuai dengan kadar tertentu yang masih berada dalam taraf normal.

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

Industri Pariwisata dalam situasi Pandemi (Jamal & Budke, 2020)

Tulisan ini disadur dari hasil penelitian empiris yang dilakukan oleh Jamal & Budke (2020). Artikel yang mereka ulas sangat menarik karena memberikan...
- Advertisement -

5 Sayuran Hijau Yang Mampu Meningkatkan Produksi ASI

Air Susu Ibu (ASI) merupakan satu-satunya asupan makanan bagi bayi yang baru lahir. Asi juga memiliki sejuta manfaat untuk kehidupan buah hati...

PT Jasa Marga: Profil dan Bidang Usaha

PT Jasa Marga adalah perusahaan BUMN di Indonesia yang bergerak dalam bidang pengembangan, pengelolaan, dan pemeliharaan jalan Tol. PT Jasa Marga berdiri...

Jangan Cemas !!! Ketika Bayi Anda Menghisap Jari

Ketika anak memasuki usia 3 bulan, biasanya pada anak mempunyai kebiasaan untuk menghisap jari sampai mengepalkan tangan dan memasukkan ke dalam mulutnya. Proses inilah...

Related News

Industri Pariwisata dalam situasi Pandemi (Jamal & Budke, 2020)

Tulisan ini disadur dari hasil penelitian empiris yang dilakukan oleh Jamal & Budke (2020). Artikel yang mereka ulas sangat menarik karena memberikan...

5 Sayuran Hijau Yang Mampu Meningkatkan Produksi ASI

Air Susu Ibu (ASI) merupakan satu-satunya asupan makanan bagi bayi yang baru lahir. Asi juga memiliki sejuta manfaat untuk kehidupan buah hati...

PT Jasa Marga: Profil dan Bidang Usaha

PT Jasa Marga adalah perusahaan BUMN di Indonesia yang bergerak dalam bidang pengembangan, pengelolaan, dan pemeliharaan jalan Tol. PT Jasa Marga berdiri...

Jangan Cemas !!! Ketika Bayi Anda Menghisap Jari

Ketika anak memasuki usia 3 bulan, biasanya pada anak mempunyai kebiasaan untuk menghisap jari sampai mengepalkan tangan dan memasukkan ke dalam mulutnya. Proses inilah...

Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Bagi Ibu dan Bayi

2juh.com - Berita Kesehatan | IMD (Inisiasi Menyusu Dini) merupakan metode mendekatkan bayi ke tubuh ibu untuk pemberian...

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here